ENVIRONMENT-BASED ENGLISH LEARNING FOR VERY YOUNG LEARNERS (VYLs) : PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS LINGKUNGAN DI KAWASAN TELUK TOMINI
Keywords:
TEYL, Eco-English, Eco-Literacy, anak usia dini, Teluk TominiAbstract
Pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini membutuhkan pendekatan yang kontekstual, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Program Environment-based English for Young Learners dikembangkan untuk memperkenalkan kosakata bahasa Inggris dasar melalui bermain, lagu, gerakan, dan cerita yang berorientasi tema lingkungan (eco-literacy). Kegiatan dilaksanakan pada siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) I, salah satu lembaga PAUD di kawasan Teluk Tomini, dengan melibatkan mahasiswa dan didamping oleh dosen dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Gorontalo sebagai fasilitator pengajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengenali dan menggunakan kosakata dasar bertema lingkungan melalui aktivitas multisensori yang menyenangkan. Selain itu, integrasi nilai kecintaan lingkungan dalam pembelajaran mendorong terbentuknya perilaku peduli pada diri anak, seperti memilah sampah dan merawat tanaman sekolah. Program ini juga memberikan manfaat pedagogis bagi mahasiswa melalui praktik langsung pengajaran sebagai bagian dari project akhir mata kuliah Teaching English to Young Learners (TEYL) yang berbasis bermain dan konteks lokal. Secara keseluruhan, implementasi Eco-English terbukti efektif dalam meningkatkan pemerolehan bahasa yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan sejak dini.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















