EDUKASI PENGENDALIAN VEKTOR TIKUS UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN PADA SISWA SD NEGERI 22 LUBUK MINTURUN, KOTA PADANG
Keywords:
tikus, leptospirosis, penyakit berbasis lingkungan, penyuluhan kesehatanAbstract
Tikus merupakan vektor penyakit berbasis lingkungan, khususnya leptospirosis, yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan berisiko tinggi pada anak usia sekolah dasar. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan dapat meningkatkan peluang penularan penyakit tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit berbasis lingkungan melalui pengendalian vektor tikus pada siswa SD Negeri 22 Lubuk Minturun, Kota Padang. Penyuluhan dilaksanakan pada 15 November 2025 dengan sasaran 30 siswa kelas V menggunakan metode edukatif-interaktif berbantuan media presentasi PowerPoint. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif melalui post-test untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan kecenderungan perilaku siswa setelah penyuluhan, tanpa menggunakan desain pre-test. Instrumen evaluasi meliputi pertanyaan pengetahuan serta pernyataan sikap dan kebiasaan kebersihan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90% siswa berada pada kategori tingkat pengetahuan tinggi setelah mengikuti penyuluhan. Selain itu, hasil post-test menggambarkan kecenderungan perilaku kebersihan yang lebih baik di lingkungan sekolah, seperti kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan kelas, sementara perilaku kebersihan di rumah masih bervariasi. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan berbasis media interaktif mampu memberikan gambaran positif terhadap pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan edukasi serupa disarankan untuk dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran sekolah dan keluarga guna memperkuat pembiasaan perilaku sehat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















