UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN PENCEGAHAN UNTUK MENGURANGI KASUS DIARE DI PUSKESMAS TEMINDUNG
Keywords:
Strategi pencegahan,, diare,, promotif,, preventifAbstract
Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja UPTD Puskesmas Temindung, Kota Samarinda. Dengan 384 kasus tercatat pada tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan secara pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat dalam mencegah diare dengan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), melalui demonstrasi cuci tangan pakai sabun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang rendahnya pengetahuan pencegahan diare melalui upaya promotif dan preventif. Penetuan prioritas masalah dilakukan dengan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth), kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi “Cermat Diare” dan demonstrasi gerakan cuci tangan di Posyandu Budi Utomo, Focus Group Discussion (FGD) bersama para kader Posyandu Anyelir, serta penyelidikan epidemiologi terhadap kasus diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Temindung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 63,30 menjadi 86,20. Faktor risiko yang ditemukan meliputi kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum makan atau menyusui, keterbatasan air bersih, dan pengelolaan limbah yang belum optimal. Kegiatan berbasis masyarakat melalui edukasi, demonstrasi, diskusi, dan penyelidikan epidemiologi dapat menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku pencegahan diare serta memperkuat kerjasama antara tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat secara berkelanjutan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















