PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA LIPRAK WETAN

Authors

  • Fia Najahah Amelia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Chabib Mustofa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Keywords:

stunting, edukasi gizi, pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, 1.000 HPK

Abstract

Stunting adalah masalah gizi yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga pemenuhan gizi dan keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mencegahnya. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, dalam memanfaatkan pangan lokal untuk mencegah stunting. Kegiatan menggunakan pendekatan Pembangunan Masyarakat Berbasis Aset (ABCD), yang mencakup tahapan Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Kegiatan meliputi edukasi tentang pemenuhan gizi dan stunting selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta praktik membuat dimsum ayam dan puding kelor menggunakan ayam dan daun kelor. Peserta terdiri atas anggota PKK, kader posyandu, dan ibu balita.  Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peserta terlibat dalam kegiatan edukasi dan praktik pengolahan pangan lokal serta memperoleh resep dan perkiraan biaya untuk menerapkan kembali menu yang telah dipraktikkan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta belum dapat diukur secara kuantitatif.

Downloads

Published

2026-09-15

How to Cite

Amelia, F. N., & Mustofa, C. (2026). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA LIPRAK WETAN. PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT), 4(05), 2103–2108. Retrieved from https://pekatpkm.my.id/index.php/JP/article/view/1304