PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA LIPRAK WETAN
Keywords:
stunting, edukasi gizi, pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, 1.000 HPKAbstract
Stunting adalah masalah gizi yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga pemenuhan gizi dan keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mencegahnya. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, dalam memanfaatkan pangan lokal untuk mencegah stunting. Kegiatan menggunakan pendekatan Pembangunan Masyarakat Berbasis Aset (ABCD), yang mencakup tahapan Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Kegiatan meliputi edukasi tentang pemenuhan gizi dan stunting selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta praktik membuat dimsum ayam dan puding kelor menggunakan ayam dan daun kelor. Peserta terdiri atas anggota PKK, kader posyandu, dan ibu balita. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peserta terlibat dalam kegiatan edukasi dan praktik pengolahan pangan lokal serta memperoleh resep dan perkiraan biaya untuk menerapkan kembali menu yang telah dipraktikkan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta belum dapat diukur secara kuantitatif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















