PENGENDALIAN RISIKO K3 MELALUI FIT TO WORK BERBASIS SKRINING DAN MONITORING TEKANAN DARAH PADA PEKERJA PT PLN (PERSERO) ULP SAMARINDA ILIR
Keywords:
Fit to Work, hipertensi, pekerja, skrining tekanan darah, K3Abstract
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan pada pekerja karena dapat memengaruhi kondisi fisik dan kesiapan dalam melaksanakan pekerjaan. Pemeriksaan tekanan darah sebelum bekerja menjadi salah satu upaya deteksi dini dalam mendukung penerapan Fit to Work. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu pekerja mengetahui kondisi tekanan darah secara dini serta mendukung pengendalian risiko K3 melalui skrining dan edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di PT PLN (Persero) ULP Samarinda Ilir dengan sasaran pekerja kantor dan pekerja lapangan pada shift pagi dan sore. Metode kegiatan meliputi skrining tekanan darah sebelum bekerja, pencatatan hasil melalui logbook, edukasi kesehatan, pemasangan poster, serta evaluasi secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 524 data pemeriksaan, sebanyak 331 (63,17%) berada pada kategori normal, 183 (34,92%) hipertensi, dan 10 (1,91%) hipotensi. Proporsi hipertensi tertinggi ditemukan pada shift sore bulan April sebesar 51,85%. Pencatatan melalui logbook dan edukasi kesehatan mendukung dokumentasi serta pemantauan kondisi tekanan darah pekerja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa skrining dan monitoring tekanan darah dapat mendukung deteksi dini kondisi kesehatan serta memperkuat penerapan Fit to Work sebagai bagian dari pengendalian risiko K3.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















