PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI HIDROPONIK NFT: UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DAN PEMBENTUKAN KELOMPOK WANITA TANI DI RW 04 KELURAHAN SUMURREJO
Keywords:
urban farming, hidroponik NFT, ketahanan pangan, kelompok wanita tani, pemberdayaan masyarakatAbstract
Pemanfaatan lahan pekarangan di kawasan perkotaan masih belum optimal sehingga berpengaruh terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan rumah tangga. Kondisi tersebut juga ditemukan di RW 4 Kelurahan Sumurrejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, yang belum memiliki Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai wadah pengembangan pertanian perkotaan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai sistem budidaya hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) sekaligus mendorong terbentuknya kelembagaan KWT. Acara diikuti oleh 24 peserta yang terdiri atas ibu-ibu PKK dan perwakilan warga RW 4 dengan dukungan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Gunungpati. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta terhadap budidaya hidroponik yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif selama diskusi dan praktik. Program luaran berupa satu unit instalasi hidroponik NFT yang diserahkan kepada masyarakat sebagai media pembelajaran dan budidaya berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah awal terbentuknya Kelompok Wanita Tani RW 4 sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan urban farming . Program ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan rumah tangga serta mendorong kegiatan pertanian perkotaan di lingkungan masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















