OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN MELALUI BUDIDAYA HORTIKULTURA BERBASIS PERTANIAN ORGANIK
Keywords:
lahan pekarangan; hortikultura; pertanian organik; pemberdayaan masyarakat; ketahanan pangan.Abstract
Pemanfaatan lahan pekarangan merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan keluarga, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mewujudkan sistem pertanian yang berkelanjutan. Namun, masyarakat Desa Capa Paloh, Kecamatan Padang Tiji, masih menghadapi berbagai kendala dalam mengoptimalkan lahan pekarangan, seperti rendahnya pengetahuan mengenai budidaya hortikultura, ketergantungan pada pupuk kimia, serta terbatasnya keterampilan dalam menerapkan teknik pertanian organik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengoptimalkan lahan pekarangan melalui budidaya hortikultura berbasis pertanian organik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan masyarakat secara aktif melalui tahapan identifikasi masalah, penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 30 peserta yang terdiri atas kelompok tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), kader PKK, dan masyarakat yang memiliki lahan pekarangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 43,47% menjadi 90,73%, sedangkan keterampilan dalam budidaya hortikultura organik, pembuatan pupuk organik, dan pestisida nabati mengalami peningkatan yang signifikan. Sebanyak 93,33% peserta berhasil memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya berbagai komoditas hortikultura, seperti cabai, tomat, bayam, kangkung, sawi, dan terong. Program ini juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menerapkan pertanian organik, mengurangi penggunaan pupuk kimia, serta meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga dan peluang penambahan pendapatan keluarga. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola lahan pekarangan secara produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan serta berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















