MENEMUKAN ARAH DI MASA TRANSISI: PROGRAM PENGUATAN DIRI DALAM MENGHADAPI QUARTER LIFE CRISIS PADA DEWASA AWAL
Keywords:
quarter life crisis, , psikoedukasi, , dewasa awalAbstract
Quarter life crisis merupakan salah satu permasalahan psikologis yang banyak dialami individu pada masa dewasa awal. Kondisi ini ditandai dengan munculnya kecemasan terhadap masa depan, keraguan dalam mengambil keputusan, ketidakpastian mengenai karier, hubungan interpersonal, maupun tujuan hidup. Berbagai tuntutan perkembangan pada masa transisi menuju dewasa menyebabkan sebagian individu mengalami tekanan psikologis yang berdampak pada menurunnya kepercayaan diri dan kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu peserta memahami quarter life crisis, meningkatkan kemampuan mengenali potensi diri, mengembangkan keterampilan pengambilan keputusan, serta menyusun perencanaan masa depan secara lebih realistis. Metode yang digunakan berupa intervensi psikologi positif yang dilaksanakan dalam empat sesi, meliputi psikoedukasi, diskusi kelompok, refleksi diri, latihan pengambilan keputusan, aktivitas penguatan diri, dan penyusunan future action plan. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa berusia 18–22 tahun yang berada pada fase dewasa awal. Evaluasi dilakukan menggunakan Skala Quarter Life Crisis melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai quarter life crisis, meningkatnya optimisme terhadap masa depan, bertambahnya kepercayaan diri, serta menurunnya kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain dan kecemasan terhadap masa depan. Program ini menunjukkan bahwa intervensi psikologi positif dapat menjadi alternatif yang efektif dalam membantu dewasa awal menghadapi tantangan perkembangan secara lebih adaptif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















