INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA BERBASIS MADRASAH CULTURE MELALUI PENDEKATAN LIVING QUR'AN DI MTS SWASTA TARBIYATUSSHIBYAN
Keywords:
Moderasi Beragama,, Madrasah Culture,, Living Qur'an,, Internalisasi NilaiAbstract
Konflik sosio-keagamaan dan infiltrasi paham ekstremis menuntut lembaga pendidikan Islam untuk mengukuhkan perannya sebagai agen moderasi. kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses internalisasi nilai moderasi beragama yang diintegrasikan melalui madrasah culture (budaya madrasah) dengan pendekatan Living Qur'an di MTs Swasta Tarbiyatusshibyan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), i'tidal (adil), dan tasamuh (toleran) tidak sekadar diajarkan sebagai teks dogmatis, melainkan dihidupkan (living) melalui tiga tahapan kebudayaan: pemahaman reseptif-tekstual Al-Qur'an, pembiasaan ritualistik-kolektif (seperti tadarus kontekstual dan pembacaan ayat-ayat pilihan), dan manifestasi perilaku dalam ekosistem madrasah. Budaya madrasah bertindak sebagai enabling environment yang mentransformasikan teks suci menjadi kesadaran sosial siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan Living Qur'an yang terstruktur dalam budaya lokal sekolah efektif membentuk imunitas ideologis siswa dari radikalisme
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















