EDUKASI OBAT DAN PEMANFAATAN OBAT TRADISIONAL DALAM PENGABDIAN MASYARAKAT KOLABORATIF NASIONAL PERGURUAN TINGGI FARMASI SE-INDONESIA PADA OLIMPIADE FARMASI INDONESIA XII TAHUN 2025
Keywords:
Drug education, traditional medicine, DAGUSIBU, National collaboration, Indonesia Pharmacy OlympiadAbstract
Penggunaan obat yang tidak tepat dan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan obat tradisional yang aman masih menjadi tantangan dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang rasional, keamanan produk kesehatan, dan pemanfaatan obat tradisional. Kegiatan dilaksanakan pada 8 November 2025 di Desa Talago Sariak, Pariaman, sebagai bagian dari Olimpiade Farmasi Indonesia (OFI) XII Tahun 2025. Sebanyak 100 masyarakat mengikuti edukasi DAGUSIBU, penyuluhan obat tradisional, kampanye Cek KLIK oleh BBPOM Padang, serta demonstrasi pembuatan teh mengkudu. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, edukasi personal, pembagian leaflet, dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam diskusi dan praktik langsung. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat, keamanan produk kesehatan, dan pemanfaatan tanaman obat lokal. Kolaborasi 23 perguruan tinggi farmasi, pemerintah desa, dan BBPOM mendukung keberhasilan kegiatan ini.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















