OPTIMALISASI PROGRAM YASINAN SEBAGAI MEDIA PEMBINAAN SPIRITUAL MASYARAKAT DESA LIBUKANG KECAMATAN KAMANRE KABUPATEN LUWU
Keywords:
Yasinan, Pembinaan Spiritual, Keagamaan, KKNAbstract
Kegiatan Yasinan yang dilakukan pada malam Jum’at di Desa Libukang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, merupakan tradisi keagamaan lokal yang sempat vakum dan tidak berjalan lagi. Hal ini disebabkan oleh tingginya kesibukan masyarakat dalam bekerja harian, sehingga warga mengalami kesulitan dalam mengatur waktu untuk berkumpul secara rutin. Pengabdian masyarakat melalui program Kerja Kuliah Nyata (KKN) ini bertujuan untuk menghidupkan kembali tradisi tersebut sebagai sarana pembinaan spiritual, wadah edukasi keagamaan, serta ruang komunikasi informal antarwarga. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode pendampingan langsung bersama mitra BKMT Permata Desa Libukang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa optimalisasi program ini berhasil mengaktifkan kembali sesi keagamaan berkala yang diikuti secara antusias oleh 30 hingga 50 peserta di setiap dusun. Selain memperbaiki kualitas baccaan Al-Qur`an jama’ah, program ini sukses membentuk ruang diskusi informal yang mempererat silaturahmi warga dan perangkat desa. Kesimpulannya, program Yasinan ini berhasil merekonstruksi nilai spiritual dan sosial kemasyarakatan yang sempat pudar. Keberlanjutan program ini juga telah dijamin melalui pendelegasian mandiri kepada pengurus masjid, remaja mesjid, dan kelompok ibu-ibu setempat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















