PENGUATAN CRITICAL LISTENING MAHASISWA CALON GURU BAHASA INGGRIS MELALUI KLINIK AUDIO-VISUAL BERBASIS HOTS
Keywords:
critical listening, klinik audio-visual, HOTS, calon guru, pengabdian masyarakatAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat keterampilan critical listening mahasiswa calon guru bahasa Inggris melalui klinik audio-visual berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kegiatan ini merespons kecenderungan pembelajaran menyimak yang masih diposisikan sebagai latihan pemahaman literal, padahal komunikasi akademik dan digital menuntut pendengar mengidentifikasi klaim, mengevaluasi bukti, membaca isyarat multimodal, dan merefleksikan bias. Metode pengabdian menggunakan pendampingan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, kurasi materi, pemodelan strategi, praktik terbimbing, diskusi berbasis bukti, refleksi pedagogis, dan penyusunan rencana tindak lanjut. Kegiatan menghasilkan siklus CERDAS Listening, lembar analisis, rubrik pendampingan, serta rancangan mini pembelajaran menyimak reflektif. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran peserta terhadap konsep critical listening, pergeseran respons dari opini umum ke jawaban berbasis bukti dengar/visual, serta kesiapan awal dalam merancang instruksi listening yang melampaui pemeriksaan jawaban. Program ini menegaskan kontribusi pengabdian dosen dalam menyiapkan calon guru sebagai fasilitator pembelajaran bahasa Inggris yang kritis, reflektif, dan bertanggung jawab di tengah arus informasi digital.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















