IMPLEMENTASI PROGRAM LORONG LITERASI BERBASIS BARCODE DALAM MENINGKATKAN AKSES BACAAN DIGITAL MASYARAKAT DI KELURAHAN DUAMPANUA
Keywords:
Literasi Digital, Lorong Literasi, Perpustakaan Digital, QR Code, Pengabdian MasyarakatAbstract
Rendahnya minat baca masyarakat dan terbatasnya akses terhadap bahan bacaan menjadi tantangan dalam penguatan budaya literasi di era digital. Program Lorong Literasi berbasis barcode dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat untuk meningkatkan akses bacaan digital masyarakat di Kelurahan Duampanua. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan metode pelaksanaan yang meliputi observasi lokasi, koordinasi dengan pihak kelurahan, pembuatan media literasi berbasis QR code, dan pemasangan spanduk Lorong Literasi. Program ini menghasilkan media akses bacaan digital berupa spanduk yang terhubung dengan website perpustakaan digital pemerintah sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai bahan bacaan menggunakan telepon genggam secara praktis. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program memperoleh respon positif dari masyarakat dan pemerintah kelurahan karena dinilai mampu mempermudah akses informasi dan memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan literasi masyarakat. Kendala yang ditemukan berupa masih rendahnya kemampuan sebagian masyarakat dalam menggunakan barcode dan mengakses perpustakaan digital. Namun, kegiatan pendampingan yang dilakukan mampu membantu masyarakat memahami penggunaan layanan tersebut. Program Lorong Literasi memiliki potensi keberlanjutan melalui dukungan pemerintah kelurahan sebagai upaya penguatan budaya literasi berbasis digital di lingkungan masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















