PENYULUHAN TENTANG INFEKSI CACING DAN PENCEGAHANNYA PADA ANAK DI SDN 94 KENDARI KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI

Authors

  • Irma Irma Universitas Halu Oleo
  • Yusuf Sabilu Universitas Halu Oleo
  • Harleli Harleli Universitas Halu Oleo
  • Asnita Sari Universitas Halu Oleo

Keywords:

anak, kecacingan, penyuluhan, STH

Abstract

Kecacingan terutama infeksi soil transmitted helmint (STH) merupakan penyakit yang umum terjadi diberbagai negara terutama pada Negara dengan iklim tropis dan sub-tropis seperti Indonesia. World Health Organization (WHO) memperkirakan 1,5 miliar orang di dunia (24% populasi dunia) terinfeksi oleh cacing yang ditularkan melalui tanah.  Prevalensi infeksi kecacingan di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, dengan angka kejadian bervariasi antara 2,5% hingga 62% pada tahun 2024, terutama pada anak usia sekolah dasar sebagai akibat sanitasi buruk dan kurangnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan pengebdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak SD tentang infeksi cacing STH, dampak dan pencegahannya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 94 Kendari dengan bentuk intervensi yang diberikan adalah penyukuhan melalui metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Responden atau sasaran yang terlibat dalam kegiatan penyuluhan ini sebanyak 22 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa respon mengalami peningkatan  pengetahuan dan pemahaman tentang infeksi cacing, dampak dan pencegahannya yang dintandai dengan kempuan anak menjawab pada sesi diskusi/tanya jawab dan juga adanya antusias dari peserta saat kegiatan belangsung. Simpulan, bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil dengan meningkatkan pengetahuan siswa SDN 94 Kendari tentang infeksi STH, dampak dan pencegahannya.

Downloads

Published

2026-09-15

How to Cite

Irma, I., Sabilu, Y., Harleli, H., & Sari, A. (2026). PENYULUHAN TENTANG INFEKSI CACING DAN PENCEGAHANNYA PADA ANAK DI SDN 94 KENDARI KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI. PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT), 4(05), 2057–2063. Retrieved from https://pekatpkm.my.id/index.php/JP/article/view/1047