INOVASI STIK BAYAM SEBAGAI PRODUK MAKANAN KEKINIAN BERBASIS PANGAN LOKAL DESA BATTU WINANGUN

Authors

  • Rahmadani Rahmadani Universitas Baturaja
  • Gitta Destalya Adrian Nova Universitas Baturaja
  • Suci Ramanadha Oktari Universitas Baturaja
  • Reni Santika Universitas Baturaja
  • Putri Indah Cahyani Universitas Baturaja

Keywords:

Bayam , Inovasi Pangan lokal, Stik Bayam, Pangan Lokal, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Inovasi pangan lokal merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian desa sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Desa Battu Winangun, Dusun Cimalaya 3, Kecamatan Lubuk Raja, Kota Baturaja memiliki potensi sumber daya pangan lokal berupa bayam yang selama ini pemanfaatannya masih terbatas sebagai sayuran segar. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan stik bayam sebagai produk makanan kekinian berbasis pangan lokal yang memiliki nilai gizi, daya tarik konsumen, dan peluang usaha bagi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi bahan baku lokal, formulasi produk, proses pengolahan, serta uji organoleptik untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen. Hasil ini menunjukkan bahwa inovasi stik bayam memiliki tekstur renyah, cita rasa yang dapat diterima oleh konsumen, serta tampilan yang menarik sebagai camilan modern. Pemanfaatan bayam lokal sebagai bahan utama juga memberikan nilai tambah pada komoditas pertanian desa. Inovasi produk ini berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan berbasis UMKM yang mendukung pemberdayaan masyarakat, diversifikasi pangan lokal, dan peningkatan perekonomian Desa Battu Winangun.

Downloads

Published

2026-01-15

How to Cite

Rahmadani, R., Nova , G. D. A., Oktari, S. R., Santika, R., & Cahyani, P. I. (2026). INOVASI STIK BAYAM SEBAGAI PRODUK MAKANAN KEKINIAN BERBASIS PANGAN LOKAL DESA BATTU WINANGUN. PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT), 4(01), 414–423. Retrieved from https://pekatpkm.my.id/index.php/JP/article/view/1029