INOVASI STIK BAYAM SEBAGAI PRODUK MAKANAN KEKINIAN BERBASIS PANGAN LOKAL DESA BATTU WINANGUN
Keywords:
Bayam , Inovasi Pangan lokal, Stik Bayam, Pangan Lokal, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Inovasi pangan lokal merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian desa sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Desa Battu Winangun, Dusun Cimalaya 3, Kecamatan Lubuk Raja, Kota Baturaja memiliki potensi sumber daya pangan lokal berupa bayam yang selama ini pemanfaatannya masih terbatas sebagai sayuran segar. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan stik bayam sebagai produk makanan kekinian berbasis pangan lokal yang memiliki nilai gizi, daya tarik konsumen, dan peluang usaha bagi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi bahan baku lokal, formulasi produk, proses pengolahan, serta uji organoleptik untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen. Hasil ini menunjukkan bahwa inovasi stik bayam memiliki tekstur renyah, cita rasa yang dapat diterima oleh konsumen, serta tampilan yang menarik sebagai camilan modern. Pemanfaatan bayam lokal sebagai bahan utama juga memberikan nilai tambah pada komoditas pertanian desa. Inovasi produk ini berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan berbasis UMKM yang mendukung pemberdayaan masyarakat, diversifikasi pangan lokal, dan peningkatan perekonomian Desa Battu Winangun.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















