SANTRI SIAGA: PEMBERDAYAAN KADER PESANTREN MELALUI EDUKASI KESEHATAN DAN PRODUKSI MASKER MANDIRI

Authors

  • Hartatiek Nila Karmila UNUSA
  • Marinda Dwi Puspitarini UNUSA
  • Nur Sophia Matin UNUSA

Keywords:

pesantren, COVID-19, edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pembuatan masker

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama memiliki kerentanan tinggi terhadap penyebaran penyakit menular seperti COVID-19 akibat pola hidup komunal dan tingginya mobilitas santri. Diperlukan upaya untuk meningkatkan literasi kesehatan dan kapasitas internal pada pondok pesantren, salah satunya Pondok Pesantren Amanatul Ummah, dalam menerapkan protokol pencegahan COVID-19 melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Unsur kebaruan dari kegiatan ini adalah keterlibatan kader santri sebagai pelaku utama dalam edukasi kesehatan dan produksi masker kain mandiri. Program juga bermanfaat untuk membangun ketahanan kesehatan komunitas pesantren secara berkelanjutan. Kegiatan melibatkan pelatihan daring menggunakan platform Zoom yang diikuti oleh 25 kader santri dan beberapa pengurus pondok pesantren. Materi yang disampaikan meliputi edukasi protokol kesehatan, simulasi pembuatan masker, dan manajemen risiko COVID-19 berbasis komunitas. Observasi dilakukan melalui evaluasi interaktif dan dokumentasi praktik santri, sedangkan analisis dampak dilakukan berdasarkan perubahan persepsi dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil utama yang diukur adalah peningkatan pemahaman protokol kesehatan, kemampuan praktik pembuatan masker, serta keterlibatan aktif peserta dalam sesi edukatif. Hasil menunjukkan peningkatan dalam literasi kesehatan kader santri dan kemampuan membuat masker kain. Temuan ini menguatkan teori partisipatif bahwa pelibatan komunitas dalam desain dan implementasi program mampu meningkatkan efektivitas intervensi. Program ini membuktikan bahwa pesantren dapat menjadi simpul edukasi kesehatan masyarakat jika difasilitasi melalui pendekatan berbasis komunitas. Model pengabdian ini tidak hanya memberikan solusi praktis saat pandemi, tetapi juga menjadi prototipe edukasi kesehatan partisipatif yang dapat direplikasi. Disarankan pendekatan ini diperluas ke pesantren lain melalui kemitraan lintas sektor untuk memperkuat ketahanan kesehatan komunitas.

Downloads

Published

2026-01-15

How to Cite

Karmila, H. N., Puspitarini, M. D., & Matin, N. S. (2026). SANTRI SIAGA: PEMBERDAYAAN KADER PESANTREN MELALUI EDUKASI KESEHATAN DAN PRODUKSI MASKER MANDIRI. PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT), 4(01), 261–267. Retrieved from https://pekatpkm.my.id/index.php/JP/article/view/1018