KOLABORASI MAHASISWA IAINU TUBAN DAN MAJELIS TA’LIM MASJID NURUL HUDA MELALUI PENGAJIAN SELAPAN AHAD KLIWON
Keywords:
Kolaborasi, Mahasiswa, Majelis Ta’lim, Pengajian Selapan, Pemberdayaan KeagamaanAbstract
Kegiatan penguatan keagamaan di masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas spiritual dan sosial umat. Artikel ini mendeskripsikan kolaborasi mahasiswa Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam IAINU Tuban dengan Majelis Ta’lim Masjid Nurul Huda Desa Boto melalui penyelenggaraan Pengajian Selapan Ahad Kliwon sebagai upaya pemberdayaan keagamaan masyarakat. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, dimana mahasiswa terlibat langsung dalam persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa berperan dalam membantu kelancaran teknis acara, memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat, serta memperoleh pengalaman pembelajaran keagamaan secara kontekstual. Pengajian yang diisi oleh Ibu Nyai Masfiyah S.Pd.I serta diiringi Grup Rebana Islahiyyah tidak hanya berfungsi sebagai sarana dakwah, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan identitas religius masyarakat. Kegiatan ini berdampak pada tumbuhnya kesadaran spiritual, meningkatnya partisipasi sosial keagamaan, serta penguatan karakter religius baik bagi mahasiswa maupun jamaah. Secara keseluruhan, kolaborasi ini menunjukkan bahwa integrasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menjadi strategi efektif dalam membangun pemberdayaan keagamaan yang berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















